Wednesday, 12 September 2012

Tangan dihulur maaf tak di pohon

Tangan dihulur, maaf dipohon...tapi kita punya situasi, tangan dihulur maaf tak dipohon. Buruk laku dan gaya betoi kita ni. Sila jangan meng "copy paste" budaya buruk laku ini. Tengah hari tadi kita ke majlis jamuan hari raya LADA Eco. Sampai saja x-colleague masa kerja di hotel dulu pun ada. Fine, dia mai huloq tangan , tak tau la tanda minta maaf, or apa. Rasa macam tak mau sambut huluran tangan dia tu, tapi tak baik pulak jatuhkan air muka orang kan. Kita sambut acuh tak acuh dan kita tak pandang muka dia pun. Bukan apa kita ralat sebab pada Syawal tahun lepas dia putuskan tali persahabatan dengan kita. Dalam email dia, dia kata tak nak ada sebarang hubungan dengan kita lagi. Atas alasan kita selalu kutuk2 dia, mengata dia di belakang. Ok..ok..bab mengata dia di belakang memang kita mengaku, kita ada bergussip pasal dia. Itu pun pasal kerja lah. Kita mengakulah tu salah kita. :(.  Lepas dapat email dari dia, kita pun kalau jumpa dia memang buat tak tau habis cerita. Mungkin ego sama kot. Tapi situasi tadi tu ishhh..rasa bersalah pulak bila buat macam tu tau. Memang buruk gaya betoi. 
Hati orang dan kita tak samakan. Kalau kita habis marah disitu..disitu ja, kita tak simpanlah dalam hati atau meleret-leret, tapi cara orang?? Kalau semua orang sepesyen jer caranya maka tak dak warna-warnilah dalah hidup ni kan? Memang hidup ni penuh dengan warna-warni...

Apa patut kita buat???   -:(

No comments:

Blog Widget by LinkWithin